Menyapa-etika-polisasuransi

Saturday, April 28, 2012



Polis Asuransi - Menyapa

Bersambung dari artikel yang sebelumnya (pendahuluan, basa basi, perkenalan dan sekarang ini adalah MENYAPA)

PhotobucketUrusan menyapa sepertinya merupakan hal yang sepele, tetapi sepele bukanlah berarti tidak penting, khan?

Sebagai mahluk social, kita tidak mungkin menghindari dari keberadaan kita dengan orang lain di sekitar kita.  Kita bekerja, berbelanja, mengantar anak sekolah dan semua kegiatan yang lainnya dimana kita akan bertemu dengan orang lain.

Salah satu kunci untuk menjalin hubungan dengan orang lain adalah saling bertegur sapa. Anda bisa merasakan sendiri efek positif dari kita saling menyapa.

DI PANGGIL DENGAN SEBUTAN APA , YA?

1. Panggilan dengan sebutan Bapak atau Ibu:

Kalo tidak tahu harus memanggil apa pada orang tersebut. Malahan panggilan ini sebenarnya adalah panggilan yang paling baik dan tepat baik dalam suasana formal ataupun tidak formal, terhadap orang yang sudah dikenal ataupun terhadap orang baru kita kenal.

Umumnya panggilan bapak atau ibu dipakai dalam situasi formal, surat menyurat dan ditujukan kepada orang yang lebih tua, atau dituakan atau di lebih hormati.

Sebutan Bapak atau Ibu bisa digunakan bersamaan dengan menyebut nama orang yang bersangkutan, misal : Bapak Cahyadi Pranajaya (narsis on :P)

Penggunaan nama panggilan bapak dan ibu juga umumnya digunakan dalam panggilan telepon. Misalnya : Hallo, bisa saya bicara dengan Bapak Adi Muliyo? (semisal panggilan telepon anda diterima oleh sekretaris)

2. Panggilan dengan sebutan Tuan dan Nyonya :

Panggilan ini lebih tepat digunakan dalam penulisan surat undangan atau surat resmi. Pemakaiannya disertakan pula nama lengkap orang yang dituju. Misal : Kepada Yth : Tuan Agus Wibisono…..

Penggunaan panggilan tuan dan nyonya kurang tepat bila digunakan dalam percakapan sehari-hari karena memberikan kesan “menuankan” bagi orang yang dipanggil. Kecuali jaman penjajahan Belanda dulu, penggunaan panggilan tuan dan nyonya ini sering digunakan. Misal : Tuan David Becham (he,he,he)

3. Panggilan dengan sebutan Mr, Mrs, Ms :

Penggunaan panggilan ini umumnya digunakan dalam penulisan undangan atau surat resmi berbahasa Inggris. Kalo untuk penggunaan dalam bahasa Indonesia, jangan digunakan panggilan ini karena akan sangat lucu dan aneh misal : Mrs. Wajinem binti toha (hehehe)

4. Panggilan dengan sebutan Saudara atau Saudari :

Penggunaan panggilan ini umumnya digunakan dalam penulisan undangan dan surat resmi, bahkan dalam percakapan pun sering digunakan terutama ketika kita berbicara didepan umum : bilamana orang yang diajak berbicara sederajad, seumur dengan kita atau kita tidak mengetahui status perkawinannya. Penggunaan panggilan ini jarang digunakan untuk percakapan sehari-hari.

5. Panggilan dengan sebutan nona :

Panggilan ini untuk memanggil remaja wanita sebagai bentuk penghormatan. Panggilan ini pula dapat digunakan dalam penulisan undangan atau surat resmi bilamana wanita tersebut belum menikah.

6. Panggilan Mbak atau Mas :

Panggilan ini umumnya digunakan dalam percakapan informal, sebutan ini bisa digunakan bukan saja kepada orang yang lebih tua, akan tetapi bisa pula digunakan sebagai panggilan bagi orang yang lebih muda sebagai bentuk penghormatan. Panggilan ini dapat juga digunakan dengan teman akrab atau dengan orang baru yang dikenal untuk lebih mendekatkan hubungan.

7. Panggilan dengan Tante atau Om:

Panggilan ini umumnya digunakan dalam panggilan yang situasinya sudah akrab atau dekat karena adanya hubungan persaudaraan atau dapat pula bukan sebagai hubungan persaudaraan, akan tetapi kedekatan yang tercipta sudah terjalin secara rutin sehingga hubungan yang terjalin sudah akrab. Umumnya panggilan ini ditujukan kepada orang yang usianya sudah tua. (jadi kalo anda sudah dipanggil dengan panggilan Om atau tante, berarti……………………silahkan dilanjutkan sendiri)

8. Panggilan dengan menyebut Anda :

Panggilan ini umumnya digunakan bagi orang yang belum dikenal atau baru dikenal. Jangan gunakan panggilan ini kepada teman anda, karena terkesan sangat ingin menjaga jarak yang nantikan akan berakibat buruk bagi pertemanan anda.

9. Panggilan dengan Bung :

Panggilan ini umumnya digunakan pada saat informal, akan tetapi sebutan tersebut tetap dalam rangka untuk menghormati orang yang kita panggil. Misal : Bung Eko, Bung Edi, dan lain-lainnya.

Salah satu contoh yang paling bagus adalah panggilan untuk Bapak Sukarno, mantan Presiden RI kita, dengan sebutan Bung Karno, sekalipun pada posisi yang sangat tinggi, disegani dan dihormati, panggilan ini tetap memberikan kesan keakraban dan kehangatan bagi rakyat Indonesia. Silahkan bandingkan dengan Presiden RI yang lainnya, bagaimana?
 
10.Panggilan dengan Menyebut nama secara langsung :

Panggilan ini umumnya kita tujukan kepada orang yang lebih muda dibanding kita atau sebaya dengan kita. Jangan gunakan untuk memanggil orang tua kita, karena budaya di Indonesia tidak memperkenankan anak memanggil orang tua dengan nama secara langsung, berbeda dengan budaya  barat atau westen, budaya mereka mengijinkan memanggil orang tua dengan namanya secara langsung.

Untuk beberapa panggilan lainnya, anda dapat menyesuaikan dengan beberapa hal seperti : asal daerahnya, suku atau bahasanya. Contoh : Bang (untuk orang batak), Cak dan ning (kalo orang tersebut dari jawa timur), abang dan none (Jakarta), Koko atau ciecie (kalo dari suku tionghoa) dan lainnya.

Artikel Bagian 1-Komunikasi-Menyapa, saya cukupkan sampai disini. Udah capek….dan lapar….

Sampai bertemu dengan artikel lainnya, ya……… jika anda merasa artikel ini cukup berguna bagi anda, jangan segan-segan untuk memberikan komentar di kolom komentar atau

Agar anda selalu mendapatkan update artikel yang berkesinambungan dan terbaru, anda dapat  berlangganan artikel dari kami secara gratis di bawah ini.

Masukkan alamat email anda:


7 comments :

. . wachhhhhh,, keren nich. jadi nambah pembelajaran tentang etika. ntar yg lain donk. jadi sikap kita terhadap orang lain lebih sopan. yachhhhh,, walo pun tampank aq ancur, yg penting etika aq gak ancur. he..86x . .

terima kasih telah memberi komentar @sdri. Vpie mahadhifa.
Komentar anda menunjukkan kerendahan hati anda.
Salam.

. . next time kasih tips kayak gini lagi ya?!? biar makin cantik etika aq. he..86x. bisa dibilang les privat online gitu. he..86x . .

ditunggu ya..@Vpie mahadhifa... artikel berikutnya... Penulisan artikel ini bersambung...
thanks telah mampir dan memberikan komentarnya.
Salam

. . ocae kawan,, aq tunggu. he..86x. tenkz juga . .

kok wuakeh blogke mas, gak repot tah, tekku wae siji wis repot atene posting, tapi ok lah, memamng sampeyan top mas

terima kasih sudah berkomentar dan mampir ke blog saya.
Surabaya hujan, mas!

Post a Comment

 
 
 

Sitti