Interaksi Obat dan Makanan

Monday, July 23, 2012

Artikel ini saya dapatkan ketika saya mengunjungi sebuah Rumah Sakit di Surabaya dalam rangka membesuk dan melayani nasabah saya yang mengalami kecelakaan lalu lintas.

Apakah Maksud dari Interaksi Obat dan Makanan?
Photobucket-polisasuransiMakanan dapat menurunkan atau meningkatkan efek obat. Interaksi antara obat dan makanan dapat terjadi ketika makanan yang kita makan mempengaruhi obat yang sedang kita gunakan. Untuk menghindari terjadinya interaksi antara obat dan makanan, bukan berarti penggunaan obat dan makanan dalam waktu yang bersamaan tidak dapat dilakukan melainkan perlu pengaturan waktu minum obat dan makanan yang tepat.

Hal-hal yang dapat mempengaruhi besar kecilnya interaksi obat pada seseorang :
1. Usia
2. Berat Badan
3. Jenis Kelamin
4. Kondisi Pengobatan
5. Dosis Obat
6. Obat lain yang diterima
7. Vitamin, Herbal, suplemen serat yang sedang digunakan

Akibat interaksi obat dan makanan
1. Dapat menghambat kerja obat
2. Muncul efek samping obat yang merugikan atau menguntungkan
3. Muncul Efek samping baru.

Beberapa contoh Interaksi obat dan makanan (IM) dan perhatian waktu minum obat yang tepat (T) :

Alendronic Acid (Alovell) :
(IM) : Makanan dapat menyebabkan terbentuknya ikatan kompleks yang susah diabsorpsi.
(T)   : Obat diminum pada saat perut kosong, minimal 30 menit sebelum makan dan dalam posisi duduk tegak selama minimal 30 menit. Hindari pemberian obat bersama makanan dan susu.

Ampicillin (Viccillin) :
(IM) : Makanan dapat memperlambat absorpsi obat
(T)   : Ampicillin diminum pada saat perut kosong, 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan.

Antikoagulan, contoh Warfarin (Simarc-2) :
(IM) : Makanan yang banyak mengandung vitamin K dapat menurunkan efektifitas dari Warfarin.
(T)   : Obat tidak boleh diminum bersama dengan makanan yang banyak mengandung Vitamin K, seperti brokoli, bayam dan rebung (bambu muda)...apalagi yang sudah tua jangan dimakan!

Bisacodyl (Dulcolax) :
(IM) : Makanan yang mengandung susu dapat melarutkan lapisan/salut gula, tablet bisacodyl dilapisi oleh salut enterik yang bertujuan untuk mencegah obat mengiritasi lambung.
(T)   : Obat diminum pada saat perut kosong. Setelah minum obat, dalam waktu 1 jam tidak boleh makan makanan atau minuman yang mengandung susu.

Captopril (Capoten, Captesin) :
(IM) : Makanan dapat menurunkan absorpsi Captopril sekitar 42%-56%.
(T)   : Obat diminum pada saat perut kosong, 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan. Captopril dapat meningkatkan Kalium. Hindari makanan yang mengandung tinggi Kalium, seperti : Pisang, Jeruk, dan sayuran hijau. Peningkatan Kalium didalam tubuh dapat menyebabkan kecepatan denyut jantung menjadi tidak teratur.

Ciprofloxacin (Ciproxin) :
(IM) : Makanan yang mengandung kalsium dapat menyebabkan terbentuknya ikatan kompleks yang susah di absorpsi.
(T)   : Obat tidak boleh diminum bersama makanan yang banyak mengandung kalsium, contoh : susu, yogurt

Cisapride (Guaporside, Predisia-5) :
(IM) : Makanan dapat meningkatkan jumlah obat yang diabsorpsi tetapi tidak meningkatkan kecepatan absopsi obat.
(T)    : Cisapride diminum pada saat perut kosong atau diminum 15 menit sebelum makan.

Isosorbide dinitrate (Farsorbid, Cedocard) :
(IM) :  Makanan dapat menurunkan absopsi obat
(T)   : Isosorbide dinitrate diminum pada saat perut kosong, 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan.

Omeprazole (Losec, OMZ) :
(IM) : Makanan dapat menghambat absopsi Omeprazole
(T)   : Obat diminum sebelum makan

Propranolol (Inderal) :
(IM) : Makanan yang banyak mengandung protein dapat meningkatkan jumlah obat di dalam darah.
(T)  : Propranolol diminum pada saat perut kosong. Hindari makanan yang banyak mengandung protein seperti putih telur.

Perindopril (Bioprexum) :
(IM) : Makanan dapat menurunkan perindoprilat (bahan aktif obat) sekitar 43%
(T)   : Perindopril diminum pada saat perut kosong.

Rifampicin (Rifamtibi, Rimactane) :
(IM) : Makanan dapat menghambat absopsi obat
(T)   : Rifampicin diminum 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan

Sucralfat (Inpepsa) : 
(IM) : Makanan dapat menurunkan efek obat
(T)   : Obat diminum pada saat perut kosong, 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan atau pada malam sebelum tidur

Tetracycline (Tetrin) :
(IM) : Makanan dapat menurunkan absopsi obat sekitar 46%. Produk susu dapat menyebabkan terbentuknya ikatan kompleks yang susah diabsopsi sehingga menurunkan absopsi obat sekitar 20-75%.
(T)     : Obat diminum 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan. Hindari penggunaan Tetracycline bersama dengan makanan atau produk susu.

Theophylline (Theobron) :
(IM) : Absopsi obat meningkat apabila diminum bersama makanan yang mengandung tinggi lemak. Hal ini dapat beresiko toksik/berbahaya di dalam tubuh.
(T)   : Hindari minum obat bersama makanan yang mengandung lemak tinggi

Meskipun tidak semua obat dipengaruhi atau dapat berinteraksi dengan makanan, sangatlah penting untuk memperhatikan aturan minum dari setiap obat yang digunakan agar tujuan penggunaan obat dapat tercapai secara maksimal.

Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya Interaksi obat dan makanan:

1. Jagalah obat tetap berada di dalam wadah / tempat aslinya sehingga memudahkan untuk mendapatkan informasi mengenai obat pada label obat.
2. Bacalah label obat dengan teliti, apabila kurang memahami dapat ditanyakan kepada apoteker atau dokter
3. Baca aturan pakai, perhatian dan peringatan interaksi obat yang tercantum dalam label dan wadah obat.
4. Sebaiknya minum obat dengan segelas air putih
5. Tanyakan kepada apoteker atau dokter mengenai informasi tentang makanan, minuman dan suplemen serta yang harus dihindari ketika meminum obat.

Semoga Artikel  Interaksi Obat dan Makanan ini berguna untuk kita semua.









4 comments :

informasinya lengkap rek, kok gak onok kabare mas, suwi aku gak mampir nang blogke sampeyan

Terima kasih sobat @rudy hartono telah mampir dan memberikan komentarnya.
Iya, kegiatan blogging nya agak menurun beberapa waktu ini dikarenakan adanya beberapa pekerjaan yang harus di ditangani.
Saya senang sobat rudy hartono tetap setia dan mensuport blog ini.
Salam untuk keluarga di bondowoso.

gan mau nanya ada tidak panduan bagi pengguna kartu Inhealt Silver Class II, browsing ga dapat dapat, mohon bantuannya

Untuk sobat @belajar komputer :
InHealth (Diamond, Platinum, Gold, dan Silver)

KLASIFIKASI:
Prod. ini mrpkan prod asuransi kesehatan yg diselenggarakan dgn menggunakan sistem managed care yg penyelenggaraannya lbh mengutamakan pengendalian utilisasi dan biaya pelayanan kesehatan dgn tujuan menghasilkan asuransi kesehatan yg lbh efisien.

Jenis jaminan adl jaminan pemeliharaan kesehatan (health care services) dgn cakupan pelayanan kesehatan menyeluruh dgn premi ttt.

Cakupan/ruang lingkup jaminan kesehatan dpt disesuaikan dgn level jabatan atau golongan karyawan atau dpt jg disesuaikan dgn kemampuan perush.

Pilihan fasilitas pelayanan kesehatan sesuai dng jaringan yng ditunjuk oleh Inhealth Indo.

Jk peserta menggunakan fasilitas diluar jaringan mk biaya yg terjadi tdk menjadi tanggungan InHealth Indonesia, Kecuali untuk rawat jalan Diamond dan Platinum.

Peserta dihrskan untuk memilih dokter umum yg sdh ditunjuk sbg dokter kel.nya krn dlm sistem ini dokter umum berfungsi sbg gate keeper atau pengendali pelayanan kesehatan terutama pengendali rujukan ke tingkat pelayanan yg lbh tinggi.

MANFAAT
1. Manfaat utama

1.1 Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama
a. Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP)
b. Rawat Inap Tingkat Pertama (RITP)

1.2 Pelayanan Kesehatan Tingkat Lanjutan
a. Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL)
b. Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL)
c. Pelayanan Khusus/ Canggih
d. Pelayanan Darah

1.3 Pelayanan Obat

2. Manfaat Pilihan :
2.1 Pelayanan Persalinan
2.2 Kacamata
2.3 Alat bantu dengar (hearing aid)
2.4 Prostesa gigi (gigi tiruan)
2.5 Prostesa anggota gerak (kaki dan atau tangan tiruan)
2.6 IOL (Intra Ocular Lens)

Khusus peserta Inhealth Diamond dan Platinum, mereka mendapatkan fasilitas tersendiri, misalnya berhak mendapatkan pelayanan kesehatan di beberapa rumah sakit ekslusif di sekitar Jabodetabek maupun di berbagai tingkat provinsi lainnya.
Bahkan untuk peserta Inhealth Diamon, sebagai tingkat teratas dari skema program ini, pelayanan kesehatannya diperoleh sampai pada fasilitas pelayanan di Luar negeri.

Jadi Untuk manfaat Kartu Inhealth Silver Class II yang dimiliki oleh sobat belajar komputer, sbb : (Paket Silver ini hanya mencakup pelayanan di wilayah Nasional saja (Indonesia), tanpa Luar negeri)

1. RJTP (Rawat Jalan Tingkat Pertama) + Obat :
- Menggunakan dokter umum atau dokter spesialis sebagai dokter keluarga yang ditunjuk selama indikasi medis, tanpa platfon.
- Obat yang dijamin (Tanpa plafon) adl obat yang ada berdasarkan Daftar Obat Inhealth dan formulasi RS. Obat dibayar tanpa platfon.
Obat diluar daftar Obat Inhealth diganti sebesar 60% dari daftar obat Inhealth.

2. RJL (Rawat Jalan Lanjutan ) + Obat :
- Pelayanan Khusus (RS yang ditunjuk dlm daftar kerjasama dengan Inhealth) Tanpa platfon.

- Obat yang dijamin (Tanpa plafon) adl obat yang ada berdasarkan Daftar Obat Inhealth dan formulasi RS. Obat dibayar tanpa platfon.
Obat diluar daftar Obat Inhealth diganti sebesar 60% dari daftar obat Inhealth.

3. RI (Rawat Inap) + Obat :

- Pelayanan Khusus (RS yang ditunjuk dlm daftar kerjasama dengan Inhealth) Tanpa platfon.

- Obat yang dijamin (Tanpa plafon) adl obat yang ada berdasarkan Daftar Obat Inhealth dan formulasi RS. Obat dibayar tanpa platfon.
Obat diluar daftar Obat Inhealth diganti sebesar 60% dari daftar obat Inhealth.

4. Evakuasi Media:
Ini merupakan pelayanan yang diberikan bilamana pasien tidak dapat ditanggani di RS setempat sehingga harus dipindahkan ke RS lainnya.
Contoh : Pasien mengalami serangan jantung di daerah terpencil yang fasilitas RS disana terbatas. bilamana ternyata dokter yang menangani pasien tersebut angkat tangan/ tdk sanggup dikarenakan keahlian atau kelengkapan obat dan alat, maka fasilitas Evakuasi medis dapat dilakukan dengan menghubungi Global Assistance.
Pelayanan ini biasanya jika radius lebih dari 200Km.

Semoga informasi ini berguna untuk sobat @belajar komputer.

Post a Comment

 
 
 

Sitti